tergepur hampa perasaanku
disudut belitung cermin kaca tergampar wajah ratuku sedang terdampar di pasir salju
lampu lalu lintas...
menyinari serangkaian kehidupannya mendetum derak nadinya menghitung waktu dalam lelap tidurnya... terkadang ia menangis...
terlihat kepakan sayap...
di kedua lengan tangannya... terdapat selang pipa... di saluran pernafasannya...
terbalur lemah dia di pelantung besi...
hanya bisa menyayatkan mata air... rusuknya tergumpul ditempat tidurnya terasa buram tubuhnya untuk bergerak
hatiku seketika tertindas arus listrik
dan terhanyut dalam sungai panjang... melihat ratuku tidur dalam ranjang kritisnya.... Karya: Gracia Sari Asinta Simamora |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar