seindah sanubari memucuk jiwa
terlihat bayangan malaikat
dia sedang memandang
dengan mata sepoinya....
air melilir dengan derasnya
pepohonan merangkup dengan eloknya
burung bernyanyi dengan merdu
dan rerumputan menari dengan indah
bunga tersenyum bahagia
udara seperti angin yang ditimang
inikah alam sorgawi???
banyak padang hijau yang dapat ku lihat
dengan mata telanjangku
banyak udara yang dapat ku hirup dengan gratis
alam yang begitu elok ini bagaikan mahkota duri
yang tak dapat ku nikmati semata
alam sorgawi
bagaikan harta yang terselubung sejak
1000 tahun lamanya...
namun sayang...
alam sorgawi tak ada di alamku.....
di negaraku alam bagaikan makanan ringan...
hutan ditebang...
binatang-binatang banyak yang punah....
banyak pabrik yang menyerbu kehidupan di alamku
banyak manusia yang tak menyadari indahnya alam ini...
di negaraku alam ku seperti harta pribadi
yang bisa diambil... dan diperlakukan seenaknya
Karya : Gracia Sari Asinta Simamora
4 Hari
berabad-abad aku tenggelam
dalam keramnya sakit dihati
aku menangis dalam pepuhan bayangan
hingga kau muncul..
didepan sangkaran pohon
saat itu aku seperti pasir
yang hilang rasa
aku seperti riringan hitam
yang selalu dihantui sakit
tiga menit berlalu
aku mulai menghitung
berapa lama aku menangis
lalu kau datang menghapus tangisan itu
kau hilangkan sukma dihatiku
waktu itu kau mengucap kata bisu...
yang tak ku mengerti
tiba esoknya ...
suatu hubungan terperik diantara kita
aku merasa bahagia....
namun...itu hanya berjarak 4 hari
4 hari waktu bersama kita
Karya : Gracia Sari Asinta Simamora
dalam keramnya sakit dihati
aku menangis dalam pepuhan bayangan
hingga kau muncul..
didepan sangkaran pohon
saat itu aku seperti pasir
yang hilang rasa
aku seperti riringan hitam
yang selalu dihantui sakit
tiga menit berlalu
aku mulai menghitung
berapa lama aku menangis
lalu kau datang menghapus tangisan itu
kau hilangkan sukma dihatiku
waktu itu kau mengucap kata bisu...
yang tak ku mengerti
tiba esoknya ...
suatu hubungan terperik diantara kita
aku merasa bahagia....
namun...itu hanya berjarak 4 hari
4 hari waktu bersama kita
Karya : Gracia Sari Asinta Simamora
Gang
kala seruling bercambah
diantara suak-suak benalu
membawaku menerawang ke sebuah sudut
menguntai ke sebuah gang ...
dimana dirimu berada
ku dengar rentannya suara hatimu ...
menunggu sebuah bis kecil
membawamu pulang..
terpercik keinginanku untuk menyapamu
namun telah disapu oleh keributan angin
hatiku gentar dan bimbang
tiap dekat denganmu
jantungku tak bisa ku tahan
saat ku menatapmu
risih dihati berteriak
"BICARALAH"
namun aku hanya bisa berdiam diri seperti patung
dan hanya dapat menatap kepergianmu dari jarak jauh
aku hanya bisa mengagumimu....
tapi tak bisa bicara denganmu...
saat itu hatiku terpoles sedih...
kau hanya buang muka padaku...
tapi sekilas kau memandangku dan tersenyum...
saat itu sedihku telah habis....
Karya : Gracia Sari Asinta Simamora
diantara suak-suak benalu
membawaku menerawang ke sebuah sudut
menguntai ke sebuah gang ...
dimana dirimu berada
ku dengar rentannya suara hatimu ...
menunggu sebuah bis kecil
membawamu pulang..
terpercik keinginanku untuk menyapamu
namun telah disapu oleh keributan angin
hatiku gentar dan bimbang
tiap dekat denganmu
jantungku tak bisa ku tahan
saat ku menatapmu
risih dihati berteriak
"BICARALAH"
namun aku hanya bisa berdiam diri seperti patung
dan hanya dapat menatap kepergianmu dari jarak jauh
aku hanya bisa mengagumimu....
tapi tak bisa bicara denganmu...
saat itu hatiku terpoles sedih...
kau hanya buang muka padaku...
tapi sekilas kau memandangku dan tersenyum...
saat itu sedihku telah habis....
Karya : Gracia Sari Asinta Simamora
Langganan:
Postingan (Atom)