Aku Yang Tertatih

diantara binar mataku
terpercik cairan nestapa kesedihanku
kesepian menggelingas erat
dalam pucuk hatiku
disebuah sudut yang teramat biasa
ku menatap dirimu
kau tersenyum manja padaku
kini tuk beberapa waktu
hanya bayang amatir dirimu saja
kau menghilang tanpa jejak
apakah kau sudah jemu padaku?
tanyaku pada angin sedap malam
berhari-hari ku menanti kehadiranmu
ku merindukan senyum dari bibirmu
berharap kau kan kembali
menggelung ruas hatiku yang tlah merana
aku hanya bisa mencurca tangisan
aku hanya bisa mengkhayali anganku
aku hany bisa bersedot pada dirimu saja
hari-hariku bak batu terapung
yang membeku dan tiada gunanya lagi
hariku hampa tanpa dirimu

Karya : Gracia Sari Asinta Simamora

Tidak ada komentar: