Seupil Kata Hati


Derasnya hujan terdampar di dalam hati...
Ingin menekuk setiap rasa...
Namun ada jaringan yang berantai...
Ku coba mengelus setiap ambar rasa...
Dan berharap tiada kurcaci malang...
yang mengetahuinya...

Ku tertawa di alam bebas...
Namun ada kabut dalam hati...
Ingin ku kecam diri ini...
Mengapa ku harus membeku???
Mengapa ku harus mendustai hatiku???

Semua terlinang bak alang-alang...
Membundar di kepalaku...
Namun ketika ku coba bercerita.....
pada kawasan pasir liar...
Tiba-tiba mulut ini bersimput...
Tak mampu berucap... Hanya tertanam dalam hati...
Mungkinkah ku bisa berkata???
Walaupun hanya seupil kata dari hati...
"MAAF"

Maaf ku harus mendustaimu...
Maaf ku tak bisa melupakan bangsawan perang itu...
Tak bisa terlupa walau saat bersamamu...

Karya: Gracia Sari Asinta Simamora

Tidak ada komentar: