kala seruling bercambah
diantara suak-suak benalu
membawaku menerawang ke sebuah sudut
menguntai ke sebuah gang ...
dimana dirimu berada
ku dengar rentannya suara hatimu ...
menunggu sebuah bis kecil
membawamu pulang..
terpercik keinginanku untuk menyapamu
namun telah disapu oleh keributan angin
hatiku gentar dan bimbang
tiap dekat denganmu
jantungku tak bisa ku tahan
saat ku menatapmu
risih dihati berteriak
"BICARALAH"
namun aku hanya bisa berdiam diri seperti patung
dan hanya dapat menatap kepergianmu dari jarak jauh
aku hanya bisa mengagumimu....
tapi tak bisa bicara denganmu...
saat itu hatiku terpoles sedih...
kau hanya buang muka padaku...
tapi sekilas kau memandangku dan tersenyum...
saat itu sedihku telah habis....
Karya : Gracia Sari Asinta Simamora
Tidak ada komentar:
Posting Komentar